Minggu, 29 Juli 2012

T ♔ A R A

Guys,
gue suka banget sama girl band asal korea selatan . Namanya T-ara.

Awal nya gue suka karena salah satu member T-ara main di drama korea 'God of Study' memerankan Naa YunJeong.

Gue seneng banget sama tata cara dia dandan. keren abis. Makanya sekarang gue akan kupas tuntas habis yang namanya girlband T-ara

Check this out!


T ♔ A R A
(티아라)
T-ara adalah Girlband Korea Selatan yang dibentuk pada tahun 2009 oleh Core Contens Media. Jumlah personil / member T-ara pada awalnya terdiri dari 5 gadis cantik. Lagu perdana mereka adalah “Good Person” dimana lagu tersebut menjadi soundtrack film drama korea Cinderella Man pada April 2009.Pada bulan Juni 2009 T-ara harus menunda debut berikutnya, hal ini dikarenakan Jiwon dan Jiae personil T-ara mengundurkan diri. Dan tidak lama personile T-ara bertambah 3 orang yaitu Boram, Qri dan Soyeon sehingga T-ara memilik 6 member. Dengan format terbarunya, T-ara merilis single perdananya yaitu “Lies”. Pada tahun 2010 personil T-ara bertambah menjadi 7 orang.
Dan inilah gans biodata lengkap T-ara yang ane kumpulin dari berbagai sumber. Check this out :
Jeon Boram (보람)
Position: Vocalist, 2nd Leader
Birth name: Jeon Bo-ram (전보람)
Birthdate: March 22, 1986 (1986-03-22)
Height: 155
Weight: 45
Blood type: A
School: Myungji University, Enrolled in Dept. of Theatre and Visual Arts (Qri is also enrolled in the same university and same department.)
Family: Father Jeon YongRuk (singer), mother Lee MiYoung (actress), a step father, a younger sister WooRam
Favourite Color: Yellow
Favourite Band: A&F
Roommate: Soyeon, Eunjung
Cyworld: http://www.cyworld.com/fromlaboheme
Twitter: @BoRam_0322Solo Career
Album: From Memory
Release Date: November 14, 2008
Genre: Ballad/Pop
Single: Lucifer Project Vol 1. 愛
Release Date: 2008.04.15
Style: BalladOther
Featured in Kebee -Feeling You MV
2011 I Really Really Like You MusicalFilmography:
2009: MBC Soul/혼 (Drama)
2009-2010: KBS2 God Of Study/공부의 신 (Drama) – Cameo
- Cass beer Music Drama with 2PM as Stalker fan
2010 KBS Purple Heeled Grim Reaper is Coming (Lead Role)
Lee Qri (큐리)
Birth name: Lee Ji-hyun (이지현)
Position: Vocalist
Birthdate: December 12, 1986 (1986-12-12)
Stage Name : Lee Qri
Name Spell: Kyuri. Stands for Cutie Pretty
Height: 162
Weight: 44
School: MyungJi University – studying theatrics
Roommate: Hwayoung
Cyworld: http://www.cyworld.com/dodoljh
Twitter: @QriPrettyFilmography:
2009: MBC Queen SeonDeok – (Drama)
2009-2010: KBS2 God of Study/공부의 신 (Drama) – Cameo
2010 KBS Southern Trader Kim Chul Soo’s Update as Lee Kyung
2010: SBS Giant/자이언트 (Drama) – Cameo
2010: Death Bell 2/고사 2 (Movie) – Cameo
2011 KBS King Geunchogo as Princess Bu Yeojin
Park Soyeon (소연)
Birth name: Park In-jung (박인정)
Position: Main Vocalist, 4th Leader (Leader Saat ini)
Birtdate: October 5, 1987 (1987-10-05)
Stage Name: Park Soyeon
Languages: Korean, (conversational) English, Japanese (basic).
Weight: 46
Height: 163
School: Anyang Art School
Casted: 2005 Chin Chin Singing Competition
Roommate: EunJung, Boram
Fancafe: http://cafe.daum.net/ParkSoYeon [Acme of Beauty]
Twitter : @sohotmelodyExtra Information
Won Gold in 2005 CMB ChinChin Music Festival competition
Former SM Trainee
Original Member/Leader of Girls’ Generation (SNSD), Super Girl
Left SM & SNSD/Super Girl due to personal reasons
Known as the ‘Mirror Prencess’
Known to be the member with the most celebrity connections
Went to school with Seungho (of MBLAQ)
Has a dog named KimaruFilmography:
2009-2010: KBS2 God of Study/공부의 신 (Drama) – Cameo
2010: SBS Giant/자이언트 (Drama) – Cameo
Ham Eunjung (은정)
Birth name: Ham Eun-jung (함은정)
Position: Lead Vocalist, Main Rapper, Former and 1st Leader
Birthdate: December 12, 1988
Blood type: O
Height: 168
Weight: 46
School: DongGook University – Performing arts
Hobby: Movie, Fashion magazines, Reading
Specialty: TaeKwonDo, PanSoRi (Korean traditional narrative song), Horse riding
Roommate: SoYeon
Twitter: @taraeunjung1212Filmography:
1999: A Great Adventure of Arong-i (guest Role)
2002: Dodge Go Go (support role)
2003: Madeleine (guest role)
2003: Love Eternity (guest role)
2003: Sharp Season 1 (guest role)
2004: Little women (guest role)
2004: Land (guest role)
2005: Lovers in Prague (guest role)
2005: Cute or Crazy (guest role)
2005: Beast and Beauty (guest role)
2005: Teacher Barley and Star Candy (guest role)
2005: Rainbow Romance (guest role)
2006: Goong (Princess Hours) (guest role)
2006: Summer of Лайка (support role)
2006: My love (guest role)
2006: A Silent World (guest role)
2008: Death Bell (guest role)
2008: Dating on Earth (guest role)
2009: God of Study (cameo)
2011 KBS King Geunchogo
2011: Dream High as Yoon Baek Hee(supporting/main role)
2011: Gisaeng Ryeong (Cameo)
Park Hyomin (효민)
Birth name: Park Sun-young (박선영)
Position: Vocalist, Rapper, Lead Dancer, 3rd Leader
Birthday: May 30, 1989
Blood Type: O
Height: 167
Weight: 43k
School: SeongGyunGwan University – Acting arts
Hobby: Photography, Cooking, Drawing, Styling
Specialty: Musical, Sports, Acting
Favorite Brand: AA
Valuable Possession: Camera
Roommate: JiYeon
Twitter: @b89530Filmography:
-Featured in SGWannabe’s Unforgettable Breakup MV
-Featured in FT Island’s Heaven MV
-Featured in Seeya’s Gani performance
-Featured in SS501′s Unlock MV
-casted in KBS2TV’s Invincible Youth (23rd October 2009)
Park Jiyeon (지연)
Birth name: Park Ji-yeon (박지연)
Position: Vocalist
Birthdate: June 7, 1993
Blood Type: AB
Languages: Korean, Japanese (basic).
Weight: 45
Height: 167 cm
School: HyeHwa All Girls High School
Hobbies: Sleeping, Watching Movies, TaeKwonDo, Sports, Cooking
Awards: Smart Model Contest 2008, APM Model 2007 [Silver]
Roommate: HyoMin
Fancafe: http://cafe.daum.net/lovelyjiyeon [Acme of Beauty]
Twitter: @pjy1234Filmography:
2007 Lobbyist Cameo
2008 Aeja’s Older Sister Minja as Maeng Na Yeon
2009 Soul Yoon Doo Na
2009 High Kick! (season 2) as Lee Yuri
2010 Guest Strong Heart Jiyeon
2010 Master of Study as Na Hyun Jung
2010 Jungle Fish 2 as Seo Yool
2010–2011 Heroes
2010–2011 MBC Music Core Host
2011 Appeared in Ms. Ripley Yuu
2011 Guest Running Man eps 55Movies
2010 Death Bell 2: Bloody Camp as Lee Se Hui
2011 Jungle Fish 2 (Movie version) as Seo Yool
2011 Gnomeo & Juliet as Juliet(dubbing)

Ryu Hwayoung (화영)

Position: Rapper
Birth name: Ryu Hwa-young (류화영)
Birthdate: April 22nd, 1993
Height: 168
Education: Sungeul High School
Family: Twin sister Ryu Hyoyoung in Co.Ed
Roomate: Qri
Twitter: @RHY422Trivia:
-T-ara New Member 2010
-Went on Star King with her twin sister, Hyoyoung.
-Participated in pageants when she was younger
-Doesnt wear heels for performances.
-Her Twin Ryu Hyoyoung is Member Of CoEd School / 5 dolls

from : http://dejulogy.wordpress.com/2012/02/24/t-ara/

Jumat, 27 Juli 2012

Bipolar

Hei guys, 


balik lagi nih sama gue . penulis blog yah bisa dibilang netter juga. Kali ini dan lagi, gue akan ngebahas tentang kesehatan. Yup, pastinya ada hubungannya sama orang terdekat gue. Entah itu terinsipirasi dari pengalaman temen, atau mungkin pengalaman pribadi? (hanya gue dan Tuhan yang tau itu ya) haha . 


Kali ini gue akan ngebahas tentang penyakit yang sebetulnya gue juga baru tau 'lagi' tentang ini. Namanya penyakit bipolar. Gue pernah ngebahas tentang penyakit Skizophrenia kan? nah, penyakit bipolar itu gak jauh beda deh sama penyakit skizophrenia. Nih akan gue bahas sekarang :)


Penyakit Bipolar adalah penyakit psikologi dimana ditandai dengan perubahan mood yang sangat ekstrim. Si penderita bisa merasakan kedua perasaan yang 'jleb' banget secara tiba-tiba dan bisa juga ngerasa 'fun' banget secara tiba-tiba. 


Ada empat jenis mood dalam penyakit bipolar, yaitu : mania, hypomania, depresi, dan episode campuran. Setiap jenis mood episode bipolar disorder memiliki gejala yang unik.



a.Tanda dan Gejala Mania
Gejala-gejala dari tahap mania bipolar disorder adalah sebagai berikut:
  1. Gembira berlebihan
  2. Mudah tersinggung sehingga mudah marah
  3. Merasa dirinya sangat penting
  4. Merasa kaya atau memiliki kemampuan lebih dibanding orang lain
  5. Penuh ide dan semangat baru
  6. Cepat berpindah dari satu ide ke ide lainnya
  7. Seperti mendengar suara yang orang lain tak dapat mendengar
  8. Nafsu seksual meningkat
  9. Menyusun rencana yang tidak masuk akal
  10. Sangat aktif dan bergerak sangat cepat
  11. Berbicara sangat cepat sehingga sukar dimengerti apa yang dibicarakan
  12. Menghamburkan uang
  13. Membuat keputusan aneh dan tiba-tiba, namun cenderung membahayakan
  14. Merasa sangat mengenal orang lain
  15. Mudah melempar kritik terhadap orang lain
  16. Sukar menahan diri dalam perilaku sehari-hari
  17. Sulit tidur
  18. Merasa sangat bersemangat, seakan-akan 1 hari tidak cukup 24 jam
b.Tanda dan Gejala Hypomania
Hypomania adalah bentuk kurang parah mania. Orang-orang dalam keadaan hypomanic merasa gembira, energik, dan produktif, tetapi mereka mampu meneruskan kehidupan mereka sehari-hari dan mereka tidak pernah kehilangan kontak dengan realitas. Untuk yang lain, mungkin tampak seolah-olah orang dengan hypomania hanyalah dalam suasana hati yang luar biasa baik. Namun, hypomania dapat menghasilkan keputusan yang buruk yang membahayakan hubungan, karier, dan reputasi. Selain itu, hypomania sering kali dapat "naik kelas" untuk mania penuh dan terkadang dapat diikuti oleh episode depresi besar.

Tahap hipomania mirip dengan mania. Perbedaannya adalah penderita yang berada pada tahap ini merasa lebih tenang seakan-akan telah kembali normal serta tidak mengalami halusinasi dan delusi. Hipomania sulit untuk didiagnosis karena terlihat seperti kebahagiaan biasa, tapi membawa resiko yang sama dengan mania.Gejala-gejala dari tahap hipomania bipolar disorder adalah sebagai berikut: 1. Bersemangat dan penuh energi, muncul kreativitas. 2. Bersikap optimis, selalu tampak gembira, lebih aktif, dan cepat marah. 3. Penurunan kebutuhan untuk tidur.

c. Tanda dan Gejala Depresi Bipolar
Gejala-gejala dari tahap depresi bipolar disorder adalah sebagai berikut:
  1. Suasana hati yang murung dan perasaan sedih yang berkepanjangan
  2. Sering menangis atau ingin menangis tanpa alasan yang jelas
  3. Kehilangan minat untuk melakukan sesuatu
  4. Tidak mampu merasakan kegembiraan
  5. Mudah letih, tak bergairah, tak bertenaga
  6. Sulit konsentrasi
  7. Merasa tak berguna dan putus asa
  8. Merasa bersalah dan berdosa
  9. Rendah diri dan kurang percaya diri
  10. Beranggapan masa depan suram dan pesimistis
  11. Berpikir untuk bunuh diri
  12. Hilang nafsu makan atau makan berlebihan
  13. Penurunan berat badan atau penambahan berat badan
  14. Sulit tidur, bangun tidur lebih awal, atau tidur berlebihan
  15. Mual, mulut kering, Susah BAB, dan terkadang diare
  16. Kehilangan gairah seksual
  17. Menghindari komunikasi dengan orang lain
Hampir semua penderita bipolar disorder mempunyai pikiran tentang bunuh diri dan 30% diantaranya berusaha untuk merealisasikan niat tersebut dengan berbagai cara.

d. Tanda dan Gejala Episode Campuran

Sebuah episode bipolar disorder campuran dari kedua fitur gejala mania atau hypomania dan depresi. Tanda-tanda umum episode campuran termasuk depresi dikombinasikan dengan agitasi, iritabilitas, kegelisahan, insomnia, distractibility, dan pikiran berlomba (Flight of idea). Kombinasi energi tinggi dan rendah membuat suasana hati (mood) penderita beresiko yang sangat tinggi untuk bunuh diri.
Dalam konteks bipolar disorder, episode campuran (mixed state) adalah suatu kondisi dimana tahap mania dan depresi terjadi bersamaan. Pada saat tertentu, penderita mungkin bisa merasakan energi yang berlebihan, tidak bisa tidur, muncul ide-ide yang berlal-lalang di kepala, agresif, dan panik (mania). Akan tetapi, beberapa jam kemudian, keadaan itu berubah menjadi sebaliknya. Penderita merasa kelelahan, putus asa, dan berpikiran negatif terhadap lingkungan sekitarnya. Hal itu terjadi bergantian dan berulang-ulang dalam waktu yang relatif cepat. Alkohol, narkoba, dan obat-obat antipedresan sering dikonsumsi oleh penderita saat berada pada epiode ini. Mixed state bisa menjadi episode yang paling membahayakan penderita bipolar disorder. Pada episode ini, penderita paling banyak memiliki keinginan untuk bunuh diri karena kelelahan, putus asa, delusion, dan hallucination. Gejala-gejala yang diperlihatkan jika penderita akan melakukan bunuh diri antara lain sebagai berikut. 1. Selalu berbicara tentang kematian dan keinginan untuk mati kepada orang-orang di sekitarnya. 2. Memiliki pandangan pribadi tentang kematian. 3. Mengkonsumsi obat-obatan secara berlebihan dan alkohol. 4. Terkadang lupa akan hutang atau tagihan seperti; tagihan listrik, telepon. Penderita yang mengalami gejala-gejala tersebut atau siapa saja yang mengetahuinya sebaiknya segera menelepon dokter atau ahli jiwa, jangan meninggalkan penderita sendirian, dan jauhkan benda-benda atau peralatan yang beresiko dapat membahayakan penderita atau orang-orang disekelilingnya.

Faktor Penyebab Bipolar Disorder

  • Genetik
Gen bawaan adalah faktor umum penyebab bipolar disorder. Seseorang yang lahir dari orang tua yang salah satunya merupakan pengidap bipolar disorder memiliki resiko mengidap penyakit yang sama sebesar 15%-30% dan bila kedua orang tuanya mengidap bipolar disorder, maka 50%-75%. anak-anaknya beresiko mengidap bipolar disorder. Kembar identik dari seorang pengidap bipolar disorder memiliki resiko tertinggi kemungkinan berkembangnya penyakit ini daripada yang bukan kembar identik. Penelitian mengenai pengaruh faktor genetis pada bipolar disorder pernah dilakukan dengan melibatkan keluarga dan anak kembar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sekitar 10-15% keluarga dari pasien yang mengalami gangguan bipolar disorder pernah mengalami satu episode gangguan mood.

  • Fisiologis
1. Sistem Neurochemistry dan Mood Disorders
Salah satu faktor utama penyebab seseorang mengidap bipolar disorder adalah terganggunya keseimbangan cairan kimia utama di dalam otak.
Sebagai organ yang berfungsi menghantarkan rangsang, otak membutuhkan neurotransmitter (saraf pembawa pesan atau isyarat dari otak ke bagian tubuh lainnya) dalam menjalankan tugasnya.
Norepinephrin, dopamine, dan serotonin adalah beberapa jenis neurotransmitter yang penting dalam penghantaran impuls syaraf. Pada penderita bipolar disorder, cairan-cairan kimia tersebut berada dalam keadaan yang tidak seimbang.
Sebagai contoh, suatu ketika seorang pengidap bipolar disorder dengan kadar dopamine yang tinggi dalam otaknya akan merasa sangat bersemangat, agresif, dan percaya diri. Keadaan inilah yang disebut fase mania. Sebaliknya dengan fase depresi.
Fase ini terjadi ketika kadar cairan kimia utama otak itu menurun di bawah normal, sehingga penderita merasa tidak bersemangat, pesimis, dan bahkan keinginan untuk bunuh diri yang besar.
Seseorang yang menderita bipolar disorder menandakan adanya gangguan pada sistem motivasional yang disebut dengan behavioral activation system (BAS).
BAS memfasilitasi kemampuan manusia untuk memperoleh reward (pencapaian tujuan) dari lingkungannya.
Hal ini dikaitkan dengan positive emotional states, karakteristik kepribadian seperti ekstrovert(bersifat terbuka), peningkatan energi, dan berkurangnya kebutuhan untuk tidur.
Secara biologis, BAS diyakini terkait dengan jalur saraf dalam otak yang melibatkan dopamine dan perilaku untuk memperoleh reward.
Peristiwa kehidupan yang melibatkan reward atau keinginan untuk mencapai tujuan diprediksi meningkatkan episode mania tetapi tidak ada kaitannya dengan episode depresi.
Sedangkan peristiwa positif lainnya tidak terkait dengan perubahan pada episode mania.
2. Sistem Neuroendokrin
Area limbik di otak berhubungan dengan emosi dan mempengaruhi hipotalamus.Hipotalamus berfungsi mengontrol kelenjar endokrin dan tingkat hormon yang dihasilkan. Hormon yang dihasilkan hipotalamus juga mempengaruhi kelenjar pituarity. Kelenjar ini terkait dengan gangguan depresi seperti gangguan tidur dan rangsangan selera. Berbagai temuan mendukung hal tersebut, bahwa orang yang depresi memiliki tingkat dari cortisol (hormon adrenocortical) yang tinggi. Hal ini disebabkan oleh produksi yang berlebih dari pelepasan hormon rotropin oleh hipotalamus. Produksi yang berlebih dari cortisol pada orang yang depresi juga menyebabkan semakin banyaknya kelenjar adrenal. Banyaknya cortisol tersebut juga berhubungan dengan kerusakan pada hipoccampus dan penelitian juga telah membuktikan bahwa pada orang depresi menunjukkan hipoccampal yang tidak normal. Penelitian mengenai Cushing’s Syndrome juga dikaitkan dengan tingginya tingkat cortisol pada gangguan depresi

  • Lingkungan
Bipolar Disorder tidak memiliki penyebab tunggal. Tampaknya orang-orang tertentu secara genetik cenderung untuk bipolar disorder. Namun tidak semua orang dengan kerentanan mewarisi penyakit berkembang, menunjukkan bahwa gen bukanlah satu-satunya penyebab. Beberapa studi pencitraan otak menunjukkan perubahan fisik pada otak orang dengan bipolar disorder. Dalam penelitian lain disebutkan, poin ketidakseimbangan neurotransmitter, fungsi tiroid yang abnormal, gangguan ritme sirkadian, dan tingkat tinggi hormon stres kortisol. Faktor eksternal lingkungan dan psikologis juga diyakini terlibat dalam pengembangan bipolar disorder. Faktor-faktor eksternal yang disebut pemicu. Pemicu dapat memulai episode baru mania atau depresi atau membuat gejala yang ada buruk. Namun, banyak episode gangguan bipolar terjadi tanpa pemicu yang jelas.
Penderita penyakit ini cenderung mengalami faktor pemicu munculnya penyakit yang melibatkan hubungan antar perseorangan atau peristiwa-peristiwa pencapaian tujuan (reward) dalam hidup. Contoh dari hubungan perseorangan antara lain jatuh cinta, putus cinta, dan kematian sahabat. Sedangkan peristiwa pencapaian tujuan antara lain kegagalan untuk lulus sekolah dan dipecat dari pekerjaan. Selain itu, seorang penderita bipolar disorder yang gejalanya mulai muncul saat masa ramaja kemungkinan besar mempunyai riwayat masa kecil yang kurang menyenangkan seperti mengalami banyak kegelisahan atau depresi. Selain penyebab diatas, alkohol, obat-obatan, dan penyakit lain yang diderita juga dapat memicu munculnya bipolar disorder.
Di sisi lain, keadaan lingkungan di sekitarnya yang baik dapat mendukung penderita gangguan ini sehingga bisa menjalani kehidupan dengan normal. Berikut ini adalah faktor lingkungan yang dapat memicu terjadinya BD, antara lain:
  1. Stress - peristiwa kehidupan Stres dapat memicu gangguan bipolar pada seseorang dengan kerentanan genetik. Peristiwa ini cenderung melibatkan perubahan drastis atau tiba-tiba-baik atau buruk-seperti akan menikah, akan pergi ke perguruan tinggi, kehilangan orang yang dicintai, dipecat.
  2. Penyalahgunaan Zat - Meskipun penyalahgunaan zat tidak menyebabkan gangguan bipolar, itu dapat membawa pada sebuah episode dan memperburuk perjalanan penyakit. Obat-obatan seperti kokain, ekstasi, dan amphetamine dapat memicu mania, sedangkan alkohol dan obat penenang dapat memicu depresi.
  3. Obat - obat tertentu, terutama obat-obatan antidepresan, bisa memicu mania. Obat lain yang dapat menyebabkan mania termasuk obat flu over-the-counter, penekan nafsu makan, kafein, kortikosteroid, dan obat tiroid.
  4. Perubahan Musiman - Episode mania dan depresi sering mengikuti pola musiman. Manic episode lebih sering terjadi selama musim panas, dan episode depresif lebih sering terjadi selama musim dingin, musim gugur, dan musim semi (untuk negara dengan 4 musim).
  5. Kurang Tidur - Rugi tidur-bahkan sesedikit melewatkan beberapa jam istirahat-bisa memicu episode mania

Self-help untuk bipolar disorder
Sementara berurusan dengan bipolar disorder tidak selalu mudah, tidak harus menjalankan kehidupan Anda. Tetapi untuk sukses mengelola bipolar disorder, Anda harus membuat pilihan cerdas. gaya hidup Anda dan kebiasaan sehari-hari memiliki dampak yang signifikan terhadap suasana hati Anda. Baca terus untuk cara-cara untuk membantu diri Anda sendiri:
1. Dapatkan pendidikan tentang cara mengatasi gangguan.
Pelajari sebanyak yang Anda bisa tentang bipolar. Semakin banyak Anda tahu, semakin baik Anda akan berada dalam membantu pemulihan Anda sendiri.
2. Jauhkan stress.
Hindari stres tinggi dengan menjaga situasi keseimbangan antara pekerjaan dan hidup sehat, dan mencoba teknik relaksasi seperti meditasi, yoga, atau pernapasan dalam.
3. Mencari dukungan
Sangat penting untuk memiliki orang yang dapat Anda berpaling untuk meminta bantuan dan dorongan. Cobalah bergabung dengan kelompok pendukung atau berbicara dengan teman yang dipercaya.
4. Buatlah pilihan yang sehat.
Sehat tidur, makan, dan berolahraga kebiasaan dapat membantu menstabilkan suasana hati Anda. Menjaga jadwal tidur yang teratur sangat penting.
5. Monitor suasana hati Anda.
Melacak gejala Anda dan perhatikan tanda-tanda bahwa suasana hati Anda berayun di luar kendali sehingga Anda dapat menghentikan masalah sebelum dimulai.

Nah semoga bacaan ini bermanfaat yo. Buat temen gue yang memiliki riwayat penyakit seperti ini semoga lekas sembuh kawan :)

Skizofrenia

Hello netter,


Saya kembali lagi menuliskan informasi tentang kesehatan. Kali ini tentang salah satu yang sejujurnya saya sendiri baru pertama kali mendengarnya dari kerabat yang ternyata memiliki riwayat penyakit ini yaitu Skizofrenia.


Skizofrenia adalah gangguan kejiwaan dan kondisi medis yang mempengaruhi fungsi otak manusia. Baik secara kognitif ataupun emosional. Salah satu penyebab penyakit ini adalah ketidaksetimbangan pada dopamin, yaitu salah satu sel kimia dalam otak.


Indikator premorbid (pra-sakit) pre-skizofrenia antara lain
  1. ketidakmampuan seseorang mengekspresikan emosi: wajah dingin, jarang tersenyum, acuh tak acuh.
  2. Penyimpangan komunikasi: pasien sulit melakukan pembicaraan terarah, kadang menyimpang (tanjential) atau berputar-putar (sirkumstantial).
  3. Gangguan atensi: penderita tidak mampu memfokuskan, mempertahankan, atau memindahkan atensi.
  4. Gangguan perilaku: menjadi pemalu, tertutup, menarik diri secara sosial, tidak bisa menikmati rasa senang, menantang tanpa alasan jelas, mengganggu dan tak disiplin.
Gejala-gejala skizofrenia pada umumnya bisa dibagi menjadi dua kelas:
  1. Gejala-gejala Positif
    Termasuk halusinasi, delusi, gangguan pemikiran (kognitif). Gejala-gejala ini disebut positif karena merupakan manifestasi jelas yang dapat diamati oleh orang lain.
  2. Gejala-gejala Negatif
    Gejala-gejala yang dimaksud disebut negatif karena merupakan kehilangan dari ciri khas atau fungsi normal seseorang. Termasuk kurang atau tidak mampu menampakkan/mengekspresikan emosi pada wajah dan perilaku, kurangnya dorongan untuk beraktivitas, tidak dapat menikmati kegiatan-kegiatan yang disenangi dan kurangnya kemampuan bicara (alogia).

Seseorang yang mengalami gejala skizofrenia sebaiknya segera dibawa ke psikiater dan psikolog.


NB : Semoga tulisan ini bermanfaat. Semoga temanku yang memiliki riwayat penyakit ini bisa dapat sembuh total. amin.